ECONOMY

Tingkatkan Pengetahuan Anda dan Ubahlah Dunia Mu Serta Raihlah Mimpi Mu

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

HEALTHY

Ketahauilah Pentingnya Kesehatan Tubuh Anda, Sayangi Tubuh Anda Demi Masa Depan Anda Bersama Keluarga

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label informasi kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label informasi kesehatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Juni 2014

Kelebihan Karbohidrat = Obesitas & Penyebab Diabetes



Diabetes Mellitus diakibatkan pola makan yang terlalu banyak mengonsumsi Karbohidrat.

Nasi sebagai makanan pokok, sbg penyebab Diabetes. Nasi mengandung Glukosa dalam kuantitas banyak dan Glukosa yang berlebihan merupakan salah satu penyebab penyakit Diabetes.

Sudah berulang kali disarankan untuk mengurangi konsumsi Nasi dengan bahan makanan lain sebagai makanan pokok, tetapi memang kita sulit untuk merubah kebiasaannya tersebut.

Pola makan yang berbeda dilakukan orang-orang di negara maju. Mereka lebih banyak mengkonsumsi Protein dan Lemak baik dibanding Karbohidrat.

Diabetes Millitus adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan Kadar Gula Darah yang disebabkan tidak adanya Insulin atau tidak berfungsinya Hormon Insulin di dalam tubuh.

Insulin berfungsi untuk mentransfer Glukosa darah ke dalam sel sehingga Glukosa dapat digunakan sebagai sumber energi. Bila hormon insulin tidak ada atau tidak berfungsi maka akan terjadi penumpukan kadar glukosa/ gula dalam darah.

Sedangkan gejala-gejala penderita Diabetes, antara lain ditandai dengan frekuensi buang air kecil yang meningkat, kelemahan akibat gangguan nutrisi tingkatan tingkat sel, keputihan pada wanita yang sukar disembuhkan karena infeksi jamur, gangguan penglihatan karena gangguan nutrisi pada sel-sel retina mata, dan lainnya.

Selain itu, faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang terkena DM diantaranya, Kelebihan Berat Badan, faktor genetik dari keluarga, merokok, darah tinggi, kadar kolesterol yang tinggi, kurang berolahraga, serta bertambahnya usia.

Jadi teman-teman mari kita perbaiki pola makan kita dengan makanan yang sehat, yang diawali dengan Sarapan Pagi yang sehat juga.

Herbalife adalah Nutrisi Lengkap yang mengandung 24 jenis Vitamin dan 114 jenis Nutrisi yg sangat dibutuhkan oleh tubuh, salah satunya sebagai pengganti sarapan kita.








Salam

Rachman Hidayah
Personal Wellness Coach

PH: 0812 82997754

Minggu, 20 Oktober 2013

Kegemukan, Musuh Baru Dunia

Oleh M ZaiD Wahyudi

Obesitas alias kegemukan diperkirakan akan menjadi musuh kesehatan baru dan nomor satu di negara-negara maju. Dampak kegemukan mirip dengan rokok. Kegemukan tak hanya memengaruhi tingkat kesehatan warga, tetapi juga membebani keuangan negara.

Saking pentingnya persoalan kegemukan bagi pembangunan bangsa, persoalan ini menjadi agenda khusus dalam pertemuan tingkat Menteri Kesehatan Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (Organisation for Economic and Co-operation and Development/OECD) di Paris, 7-8 Oktober lalu.

Persoalan kegemukan menjadi penting karena kegemukan menyebabkan membengkaknya biaya kesehatan yang harus ditanggung negara. Di sisi lain, kegemukan juga membuat negara kehilangan tenaga produktif yang bisa dimanfaatkan untuk membangun bangsa.

Sebagian besar dari 33 anggota OECD adalah negara maju dan anggota Uni Eropa. Untuk bidang kesehatan, Indonesia belum menjadi anggota OECD. Bersama Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, Indonesia berstatus sebagai negara pengamat.

Laporan OECD 2010 yang disusun Franco Sassi menunjukkan, penderita obesitas 8-10 kali lebih cepat meninggal dibandingkan orang dengan berat badan normal. Setiap kelebihan 15 kilogram dari berat badan normal meningkatkan risiko kematian hingga 30 persen.
Dalam sistem kesehatan di semua negara, obesitas menjadi persoalan serius dan mahal. Biaya kesehatan penderita obesitas 25 persen lebih tinggi dibandingkan orang normal. Semakin gemuk, semakin besar biaya yang dikeluarkan.

Biaya kesehatan individu yang tinggi itu turut mendongkrak biaya kesehatan yang harus ditanggung negara. Di negara-negara maju, obesitas memakan 1-3 persen total pengeluaran kesehatan. Bahkan, di Amerika Serikat, penanganan obesitas menggunakan 5-10 persen anggaran kesehatannya.

Besarnya anggaran mengatasi kegemukan diperkirakan akan terus naik seiring semakin berkembangnya gaya hidup tak sehat, meningkatnya beban hidup yang memicu stres, serta masih maraknya kebijakan pembangunan yang justru mendorong gaya hidup tak sehat.

Tren obesitas

Tinggi dan berat badan manusia mengalami peningkatan sejak abad XVIII. Pemicunya adalah meningkatnya pendapatan, pendidikan, dan kualitas hidup. Bagi sebagian kecil kalangan, gemuk dianggap sebagai standar sehat dan tanda kemakmuran.

Perkembangan zaman membuat asupan makanan bertambah. Sayangnya, makanan yang dikonsumsi justru lebih banyak mengandung kalori dan lemak.

Pada saat bersamaan, pola kerja dan gaya hidup masyarakat menjadi kurang gerak. Ini ditambah dengan beban stres masyarakat yang semakin tinggi serta jam kerja yang semakin panjang. Semua itu meningkatkan jumlah masyarakat yang menderita kegemukan.

Pandangan akan kegemukan dan perubahan gaya hidup masyarakat membuat jumlah penderita kegemukan meningkat selama tiga dekade terakhir. Sebelum 1980, hanya 1 di antara 10 orang alami kegemukan. Kini jumlahnya berlipat-lipat.

Di separuh negara OECD, 1 dari 2 orang mengalami kelebihan berat badan dan kegemukan. Jika tren ini berlanjut, diperkirakan 2 dari 3 orang akan kelebihan berat badan dan kegemukan 10 tahun ke depan.

Negara OECD yang paling rendah jumlah penderita kegemukannya adalah Jepang dan Korea Selatan. Selain ditopang pola konsumsi yang lebih sehat, tata kota di kedua negara itu juga memungkinkan masyarakatnya bergerak dan memiliki aktivitas fisik lebih banyak.
Perempuan lebih mudah menjadi gemuk daripada pria.

Di beberapa negara OECD, perempuan berpendidikan rendah mengalami kelebihan berat badan 2-3 kali lebih besar dibandingkan perempuan berpendidikan tinggi.

Anak dengan satu orangtua gemuk berpotensi 3-4 kali lebih besar untuk menjadi gemuk dibandingkan anak dari orangtua berberat badan normal. Selain persoalan genetik, orangtua menurunkan gaya hidup tak sehat. Pola makan yang salah, kurang gerak, dan terlalu banyak duduk adalah sebagian gaya hidup yang diwariskan orangtua.

Kegemukan juga menjadi persoalan dalam dunia kerja. Pemberi kerja kurang suka dengan calon karyawan yang gemuk karena dianggap produktivitasnya rendah dan mudah sakit. Pekerja gemuk gajinya 18 persen lebih rendah dibandingkan yang berberat badan normal.

Pengaruhi ekonomi

Pelan tapi pasti, kegemukan menjadi musuh global. Bukan hanya karena dianggap memengaruhi produktivitas, melainkan juga menimbulkan dampak ekonomi seiring semakin tingginya biaya kesehatan.

Namun, perhatian pemerintah pada kegemukan masih sangat kurang. Rendahnya pajak makanan instan dan maraknya pembangunan restoran siap saji turut mendorong pola makan yang salah. Sedangkan sistem transportasi telah mengurangi aktivitas jalan kaki, kurangnya ruang terbuka, dan fasilitas olahraga turut mendorong masyarakat semakin malas melakukan kegiatan fisik.

Untuk menahan laju pertumbuhan kegemukan, pemerintah, perusahaan swasta, dan lembaga pendidikan perlu bekerja sama. Promosi atas bahaya kegemukan dan langkah-langkah pencegahannya harus dilakukan segera dan menyeluruh. Oleh M ZaiD Wahyudi

Obesitas alias kegemukan diperkirakan akan menjadi musuh kesehatan baru dan nomor satu di negara-negara maju. Dampak kegemukan mirip dengan rokok. Kegemukan tak hanya memengaruhi tingkat kesehatan warga, tetapi juga membebani keuangan negara.

Saking pentingnya persoalan kegemukan bagi pembangunan bangsa, persoalan ini menjadi agenda khusus dalam pertemuan tingkat Menteri Kesehatan Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (Organisation for Economic and Co-operation and Development/OECD) di Paris, 7-8 Oktober lalu.

Persoalan kegemukan menjadi penting karena kegemukan menyebabkan membengkaknya biaya kesehatan yang harus ditanggung negara. Di sisi lain, kegemukan juga membuat negara kehilangan tenaga produktif yang bisa dimanfaatkan untuk membangun bangsa.

Sebagian besar dari 33 anggota OECD adalah negara maju dan anggota Uni Eropa. Untuk bidang kesehatan, Indonesia belum menjadi anggota OECD. Bersama Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, Indonesia berstatus sebagai negara pengamat.

Laporan OECD 2010 yang disusun Franco Sassi menunjukkan, penderita obesitas 8-10 kali lebih cepat meninggal dibandingkan orang dengan berat badan normal. Setiap kelebihan 15 kilogram dari berat badan normal meningkatkan risiko kematian hingga 30 persen.
Dalam sistem kesehatan di semua negara, obesitas menjadi persoalan serius dan mahal. Biaya kesehatan penderita obesitas 25 persen lebih tinggi dibandingkan orang normal. Semakin gemuk, semakin besar biaya yang dikeluarkan.

Biaya kesehatan individu yang tinggi itu turut mendongkrak biaya kesehatan yang harus ditanggung negara. Di negara-negara maju, obesitas memakan 1-3 persen total pengeluaran kesehatan. Bahkan, di Amerika Serikat, penanganan obesitas menggunakan 5-10 persen anggaran kesehatannya.

Besarnya anggaran mengatasi kegemukan diperkirakan akan terus naik seiring semakin berkembangnya gaya hidup tak sehat, meningkatnya beban hidup yang memicu stres, serta masih maraknya kebijakan pembangunan yang justru mendorong gaya hidup tak sehat.


Sumber :

Selasa, 02 April 2013

Ini Dia Negara dengan Penduduk Tergemuk dan Terkurus di Dunia



Jakarta, Obesitas seperti tengah mewabah. Tak sulit menemukan orang yang mengalami kegemukan dimanapun di penjuru dunia, bahkan di negara termiskin sekalipun. Sebuah studi yang mengamati kondisi indeks massa tubuh berbagai orang di seluruh dunia pun mengungkap sejumlah negara dengan penduduk tergemuk dan terkurus di dunia.

Yang mengejutkan meski Amerika Serikat didominasi penduduk terkaya di dunia dan masyarakat negara ini sangat mencintai makanan cepat saji, nyatanya negara adidaya itu tidak terletak di puncak daftar.

Posisi tertinggi dalam daftar yang dikompilasi oleh Visual.ly. ini disabet oleh Kuwait. Negara ini memiliki indeks massa tubuh rata-rata sebesar 27,5 untuk pria dan 31,4 untuk wanita. Sedangkan AS berada di posisi kedua dengan rata-rata 26,5 untuk pria dan 29 untuk wanita.

Padahal orang dewasa yang memiliki berat badan rata-rata antara 18,5 dan 24,9 barulah dikatakan memiliki berat badan ideal bagi tingginya.

Inggris sendiri berada di peringkat ke-26 dengan tingkat obesitas tertingginya dialami oleh anak-anak. Namun rata-rata BMI untuk prianya adalah 27 dan 26,9 untuk wanita.

Di atas Inggris, ada beberapa negara yang dikatakan 'lebih berat' atau BMI penduduknya di atas BMI rata-rata penduduk Inggris seperti Jerman, Yunani dan Argentina.

Bahkan meski memiliki reputasi sebagai negara dengan penduduk penggila olahraga outdoor, peringkat Australia juga berada di atas Inggris yaitu peringkat ke-11.

Selain itu, tak mengejutkan juga jika beberapa negara termiskin di Asia dan Afrika didaulat sebagai negara dengan BMI paling rendah di dunia. Salah satunya adalah Bangladesh.

Seperti dilansir Daily Mail, Selasa (2/4/2013), negara yang terletak di Asia Selatan ini mengantongi predikat sebagai negara dengan BMI penduduknya paling rendah di dunia yaitu 20, 5 untuk pria dan 19,8 untuk wanita.

Sedangkan sejumlah negara lainnya terpaksa harus di urutan bawah akibat kondisi perang yang terjadi di negaranya dan kelaparan seperti Ethiopia, Rwanda, Kenya dan Eritrea.

Di negara-negara tertentu juga terdapat kasus lain yaitu perbedaan BMI antara pria dan wanita mengalami kesenjangan cukup jauh. Seperti halnya Jamaika yang memiliki rata-rata BMI 24,8 untuk pria dan 29,8 untuk wanita. Tren yang sama juga ditemukan di sejumlah negara Afrika dan Amerika Latin yaitu Lesotho, Trinidad and Tobago dan Haiti.


Sarapan Pagi yang Sehat, Apa Saja yang Perlu Disantap?



Jakarta, Sarapan layaknya bahan bakar agar tubuh dapat bekerja dengan optimal sepanjang hari. Sarapan yang baik dan berkualitas akan menjamin aktivitas di kantor tetap lancar dan sebaliknya, sarapan yang kurang bergizi akan membuat tubuh kurang bertenaga. Maka, perhatikan syarat sarapan yang sehat.


"Jamnya tergantung kapan dia bangun, setengah jam atau satu jam setelah bangun sudah boleh sarapan. Karena pada saat bangun tidur, gula darah turun, jadi harus dikasih asupan makanan," kata dr. Titi Sekarindah, MS, SpGK, pakar diet dari RS Pusat Pertamina kepada detikHealth dan ditulis pada Rabu (27/3/2013).

Mengenai jumlah asupan kalori yang ideal untuk sarapan, dr Titi menjelaskan bahwa yang tepat adalah sepertiga dari total kalori. Jadi jika misalnya membutuhkan 1.200 kalori, maka sebaiknya hanya mengkonsumsi 400 kalori untuk sarapan. Mengkonsumsi roti juga boleh, asal zat gizinya seimbang.

Apabila mengkonsumsi roti, dr Titi menyarankan untuk menggunakan roti gandum lalu ditambah telur atau diselipkan keju rendah lemak. Bisa juga dengan diolesi selai kacang atau selai biasa. Yang penting adalah tetap dijaga agar rendah lemak. Satu lagi yang tak boleh terlewat adalah susu.

"Untuk dewasa, disarankan minum susu low fat (rendah lemak) untuk menghindari kegemukan. Kalau makannya nasi sedikit saja, tambahkan sayur dan lauk untuk protein. Oat meal juga bagus. Yang terpenting adalah keseimbangan menunya," jelas dr Titi.

Bagi yang sudah terbiasa minum kopi di pagi hari biar tak mudah ngantuk, dr Titi menerangkan bahwa kebiasaan tersebut tidak masalah, asal cukup satu cangkir. Namun sarapan tetap harus menjadi prioritas utama. Jika tak sempat sarapan, lebih baik membawa bekal dari rumah.

"Jangan makan jajanan kantor seperti nasi uduk atau gorengan, sebisa mungkin hindari. Jika tak sarapan risikonya lemas, tidak konsentrasi, tidak ada semangat kerja," ujar dr Titi.


Senin, 02 Januari 2012

MANFAAT DARI BERBAGAI BUAH YANG MENGANDUNG SERAT

Semangka


Semangka mengandung serat sebanyak 0,3 gram per 100 gram bahan. Selain itu, semangka mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, magnesium, dan fosfor. Semangka bisa dimanfaatkan untuk menguatkan daya tahan tubuh, memperlambat penuaan, mencegah kanker usus, mengatasi gangguan liver, menurunkan kadar kolesterol, sebagai antikanker, sebagai anti-alergi, membantu menghilangkan kolik (sakit perut yang mendadak), mengatasi sariawan, menurunkan demam, sebagai antioksidan, dan sebagai diuretik (pembersih tubuh).


Apel Merah


Kandungan serat dalam apel merah sekitar 2 gram per 100 gram bahan. Apel merah mengandung serat yang larut dalam air, asam organik, dan kalium. Apel merah berkhasiat untuk menstabilkan tekanan darah. Kulitnya mengandung pektin (termasuk serat makanan yang larut dalam makanan) yang berfungsi sebagai pembersih racun dari dalam tubuh, menyerap kelebihan air dalam usus, memperlunak feses, membantu menghalangi karies gigi dan gisi), menurunkan kadar kolesterol, dan meningkatkan HDL (high density lipoprotein)
Quercetin dalam apel berperan sebagai antikanker karena dapat memberikan efek perlindungan dalam melawan kanker. Quercetin juga bisa digunakan untuk melindungi oksidasi lemak sehingga dapat melindungi hati terhadap kerusakan oksidatif. Apel juga mengandungcatechin yang berfungsi untuk mencegah pembentukan tumor usus dan menunda serangan tumor, memperkuat ginjal, membantu menurunkan berat badan (karena bisa mengurangi nafsu makan), menstabilkan gula darah, serat baik untuk terapi kecantikan.

Melon

Melon mengandung serat sekitar 0,7 gram per 100 gram bahan. Melon juga mengandung karbohidrat, vitamin A, vitamin C, kalium, kalsium, magnesium, dan fosfor. Melon bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, menstabilkan tekanan darah, sebagai antikanker, mengatasi demam, mengobati penyakit jantung dan stroke, membersihkan sistem sirkulasi darah dari aneka racun, membersihkan kulit, sebagai antioksidan, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi.


Buah Naga


Kandungan serat dalam buah naga sekitar 0,7 gram per 100 gram bahan. Selain serat, buah naga juga mengandung kalium, pektin, magnesium, fosfor, dan zat besi. Buah naga juga bisa digunakan untuk memperlancar sistem pencernaan, menurunkan kandungan gula darah, mengatur keseimbangan gula darah, membantu mengatasi rematik dan asam urat, meningkatkan kesehatan organ penglihatan, membantu mengontrol kadar kolesterol darah. Kandungan serat dalam buah naga bisa digunakan untuk memperlancar proses pencernaan makanan dan mencegah konstipasi. Buah naga juga mengandung zat antioksidan sehingga bisa digunakan untuk mencegah kanker.


Belimbing

Belimbing bermanfaat untuk meredakan panas dalam dan menghilangkan racun panas dalam, memperlancar pembuangan tinja, mencegah dan mengatasi infeksi mulut dan tenggorok, mengatasi kencing batu (jika dikonsumsi dengan madu), menurunkan kadar kolesterol, sebagai antioksidan, menurunkan tekanan darah, dan bisa digunakan untuk terapi penyembuhan penyakit diabetes millitus. Belimbing mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, serta berbagai macam serat asam buah. Serat dalam belimbing 0,9 gram per 100 gram bahan.


Pir Hijau


Pir hijau mengandung vitamin C, kalium, magnesium, dan pektin. Pir hijau termasuk jenis buah yang banyak mengandung serat dengan kadar 2,3 gram per 100 gram bahan. Pir hijau bisa digunakan untuk meredakan panas dalam, membantu proses pencernaan, meredakan batuk sebagai antioksidan, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi. Pir hijau sangat baik dikonsumsi anak-anak karena kandungan seratnya tinggi. Sebenarnya serat yang dibutuhkan anak-anak bisa diperoleh dari sayuran. Namun, biasanya mereka tidak terlalu suka sayuran.


Jambu Biji Merah

Jambu biji merah cocok digunakan untuk terapi penyembuhan diabetes millitus karena rendah kalori dan glukosa. Jambu biji merah juga bisa digunakan untuk mengatasi infeksi, menurunkan kadar kolesterol, sebagai antioksidan dan antikanker, mengatasi kanker, mengatasi sariawan, melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, dan membersihkan darah. Jambu biji merah mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, fosfor, dan magnesium. Selain itu, jambu biji merah mengandung serat tinggi dengan kadar 7,3 gram per 100 gram bahan.


Nanas


Kandungan zat gizi dan fitokimia dalam nanas diantaranya vitamin A, vitamin C, mangan, kalsium, magnesium, dan pektin. Selain itu, nanas juga mengandung serat dengan kadar 1 gram per 100 gram bahan. Pektin dalam nanas berfungsi untuk memperlancar pembuangan tinja dari usus, membantu meredakan panas dalam paru, meredakan batuk, mengatasi ginjal dan saluran kandung kemih, mengatasi sariawan, meredakan demam, mengobati penyakit jantung dan stroke, mengatasi infeksi, melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, serta mengatasi gangguan anemia (jika dimasak bersama bahan makanan hewani seperti daging ayam). Selain itu nanas berfungsi sebagai antikanker dan antioksidan.

Pepaya

Pepaya mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalium, kalsium, magnesium, karbohidrat, dan papain. Pepaya juga mengandung serat dengan kadar 1,3 gram per 100 gram bahan. Papain dalam pepaya berfungsi untuk mengurai protein dalam usus, dan memperlancar keluarnya air susu. Selain itu, papain juga merupakan salah satu enzim protease bermanfaat untuk membantu mempercepat penyembuhan luka dan membantu proses pencernaan protein.
Pepaya juga mengandung karpaina, yaitu suatu alkaloid yang berfungsi untuk mengurangi serangan jantung, peluruh cacing, mengatasi sariawan, mengatasi infeksi, meredakan demam, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi (sembelit). Jika dicampur dengan mangga bisa mengurangi pembengkakan dan peradangan. Selain itu, sebagai anti-amuba, antikanker, dan antioksidan.

Avokad Hijau

Avokad hijau bermanfaat untuk menanggulangi anemia, terapi kecantikan, dan membantu regenerasi sel darah merah. Avokad hijau termasuk jenis buah yang banyak mengandung serat (2,2 gram per 100 gram bahan) sehingga bisa digunakan untuk melancarkan saluran pencernaan dan mencegah konstipasi. Avokad hijau juga bisa digunakan untuk mencegah malnutrisi karena kandungan lemaknya tinggi. Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak bisa menyebabkan kegemukan. Selain serat dan lemak, avokad hijau juga mengandung protein, vitamin A, kalium, kalsium, dan magnesium.


Mangga

Mangga mengandung serat sebanyak 1,6 gram per 100 gram bahan. Selain itu, mangga mengandung vitamin A, pektin, dan fruktosa. Kandungan gizi dalam mangga bermanfaat untuk menguatkan jaringan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi dehidrasi, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah sembelit. Selain itu, zat gizi dalam mangga juga bisa digunakan untuk terapi kecantikan dan berfungsi sebagai antikanker. Khusus penderita diabetes millitus sebaiknya tidak mengonsumsi mangga, terutama mangga harum manis karena mengandung kadar gula tinggi.


Leci

Daging buahnya mirip dengan buah lengkeng dan rambutan. Leci bisa digunakan untuk memperbaiki keadaan kulit. Penderita diabetes millitus sebaiknya tidak mengonsumsi buah leci karena kadar gulanya tinggi sehingga cepat menaikkan kadar glukosa darah. Leci mengandung beberapa beberapa zat gizi, diantaranya sukroko, glukosa, vitamin C, kalsium, magnesium, dan fosfor. Leci juga mengandung serat dengan kadar 1,6 gram per 100 gram bahan.

Lengkeng

Kandungan gizi dalam lengkeng bermanfaat untuk memperbaiki fungsi jantung dan peredaran darah, menambah nafsu makan, mencegah anemia, mencegah pemutihan rambut secara dini, membantu mempercepat penyembuhan luka luar, meningkatkan fungsi saraf, melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, dan untuk terapi kecantikan. Kandungan energi yang tinggi dalam lengkeng sangat bermanfaat untuk meningkatkan stamina setelah sakit.
Lengkeng juga baik dikonsumsi oleh ibu yang baru melahirkan karena kandungan gula di dalamnya bisa dijadikan sebagai sumber energi yang sangat dibutuhkan untuk mengembalikan tenaga setelah melahirkan. Lengkeng termasuk jenis buah berserat tinggi dengan kadar 0,9 gram per 100 gram bahan. Lengkeng juga mengandung vitamin C, fruktosa, sukrosa, dan kalium.


Pisang

Buah pisang mengandung serat sebanyak 0,6 gram per 100 gram bahan. Selain itu, pisang juga mengandung vitamin A, vitamin C, fosfor, dan zat besi. Pisang bermanfaat untuk mengurangi kadar asam dalam lambung, mengobati gangguan pada lambung, menurunkan kadar kolesterol, mengobati penyakit jantung dan stroke, menurunkan demam, mengatasi demam, mengatasi alergi, dan menurunkan tekanan darah.
Kandungan kalium dan natrium dalam pisang tergolong tinggi. Kedua zat gizi ini berguna untuk meningkatkan pertumbuhan sel dan otot, meningkatkan produksi sel darah merah sehingga bisa mencegah anemia, membantu produksi energi, serta bisa memberikan kemampuan bertahan terhadap tekanan (stres). Kandungan kalium dalam pisang juga bermanfaat untuk melancarkan saluran pencernaan dan mencegah konstipasi. Pisang juga bisa berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker.

Tomat

Tomat termasuk buah berserat tinggi dengan kadar 4,2 gram per 100 gram bahan. Tomat dikenal dengan kandungan likopen (zat warna merah tomat) yang mampu mencegah kanker prostat. Karena itu, kaum adam lebih dianjurkan mengonsumsi tomat secara rutin (setiap hari) agar tidak terkena kanker prostat.
Zat gizi lainnya yang terdapat dalam tomat adalah provitamin A, vitamin C, vitamin B1, dan asam sitrat. Zat gizi dalam tomat berkhasiat untuk mencegah kanker prostat, menurunkan tekanan darah, membantu pembentukan glikogen dalam hati, mencegah usus buntu, mencegah terjadinya penggumpalan darah, mencegah gusi berdarah, mengatasi masalah kegemukan, membersihkan darah dan hati, serta mencegah terjadinya rabun senja.
Tomat juga bermanfaat untuk manjaga kesehatan hati dengan cara menyeimbangkan fungsi hati. Selain itu, tomat juga bisa meningkatkan nafsu makan sehingga bisa mengobati penyakit anorexia (tidak nafsu makan).

Sumber : 

http://carahidup.um.ac.id/2009/08/buah-berserat-tinggi/

Kamis, 23 Juni 2011

TRIK CEPAT TURUNKAN BERAT BADAN

Saat ini, banyak sekali alat – alat olahraga maupun alat – alat listrik yang menurut promosi iklan mampu untuk turunkan berat badan Anda. Alat – alat untuk turunkan berat badan ini ditawarkan dengan berbagai harga mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Semua berlomba – lomba menawarkan metode tercepat dan efisien turunkan berat badan. Namun, apakah alat – lat tersebut benar- benar mampu turunkan berat badan penggunanya?
Sebut saja baju pelangsing yang dikatakan mengandung berbagai mineral alami dan butiran magnet. Dengan pemakaian teratur, baju pelangsing ini menjanjikan mampu turunkan berat badan. Selain baju pelangsing, juga terdapat sabuk penggetar yang bisa diletakkan di perut, paha atau lengan Anda. Getaran yang tercipta akan berfungsi untuk membakar lemak Anda dan sekaligus mengencangkan dan turunkan berat badan. Sabuk pelangsing penggetar ini bahkan bisa Anda gunakan saat Anda beraktivitas di kantor, saat sedang duduk menonton televisi ataupun sedang membersihkan rumah.
Atau mungkin Anda lebih memilih membakar lemak dan turunkan berat badan dengan menggunakan alat – alat olahraga semacam treadmill. Jika dilihat efektifitasnya, alat – alat olahraga lebih jelas menunjukkan hasilnya dibanding alat – alat penggetar yang menjanjikan pembakaran kalori dan turunkan berat badan tanpa olahraga.
Jika Anda ingin memperoleh hasil yang maksimal untuk turunkan berat badan, lakukan langkah mudah ini. Pertama, atur pola makan, yang kedua, konsumsi air putih 8 liter setiap hari dan olahraga ringan secukupnya. Makanan harus diatur sebagai berikut, 1 porsi makan besar hanya pada siang hari, dan 1 porsi makan kecil dan segelas susu bernutrisi untuk pagi dan malam hari. Makan pagi dan malam hari hanya berupa roti bakar 1 atau 2 lembar, tanpa mentega, tapi bisa dioleskan selai rendah gula. Jika Anda memiliki cukup waktu untuk menyiapkan, tambahkan 1 buah segar untuk menu sarapan atau makan malam Anda. Terakhir, tutup dengan segelas susu rendah lemak yang juga mengandung serat serta nutrisi buah – buahan seperti Mix Shape dari Herbalife.
Serat dalam sayuran dan buah – buahan sangat penting dalam diet turunkan berat badan. Serat berfungsi sebagai pengangkut dan pembuang sisa makanan. Tanpa serat, metabolisme tubuh akan terhambat. Karena itu, dalam menjalani proses untuk turunkan berat badan, pastikan kebutuhan serat kita terpenuhi. Kita sadari bahwa sekarang ini sangat sulit bagi kita untuk memastikan jumlah serat yang kita konsumsi sesuai kebutuhan kita. Walaupun kita telah mengkonsumsi buah – buahan yang mungkin sudah cukup banyak bagi kita, namun belum tentu sudah mencukupi kebutuhan tubuh. Karena itu, pastikan mengkonsumsi nutrisi yang mengandung serat alamai dari buah – buahan seperti yang terkandung dalam Mix Shape. Mix Shape merupakan kombinasi tepat susu rendah lemak dan berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, serta mengandung serat buah – buahan yang sangat baik bagi tubuh.
Nah, ternyata cukup mudah langkah – langkah yang harus ditempuh untuk turunkan berat badan. Semua tinggal keikhlasan dan keseriusan Anda. Semakin Anda menjalaninya dengan nyaman, semakin cepat diet turunkan berat badan ini akan menunjukkan hasilnya.
Kesimpulan : produk ini sangat bagus sekali terutama bagi anda yang ingin cepat menurunkan berat badan anda , serta bagi anda yang ingin menstabilkan berat badan anda ataupun bagi anda yang ingin menambah berat badan dengan cara yang sangat aman bagi tubuh anda, bonusnya tubuh anda akan selalu terjaga kesehatannya,, 
dan SAYA SUDAH BUKTIKAN ITU,, TINGGAL ANDA MENCOBA.....!!

........KESEHATAN YANG BAIK DI MULAI DARI BERAT BADAN YANG IDEAL........

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More